Author: Margie Reyes

Allegri: Federasi Enggan Berantas Aksi Rasial di Italia

Allegri: Federasi Enggan Berantas Aksi Rasial di Italia

Kemenangan 2-0 Juventus vs Cagliari diwarnai aksi rasialis dari fan tuan rumah. Mereka mempertontonkan nyanyian bernada rasial di ujung tombak muda Juve, Moise Kean.

Cibiran rasialis berlangsung usai Moise Kean menyarangkan goal. Di dalam selebrasi golnya ini, fan Cagliari segera melemparkan hinaan bernada rasial.

Menyaksikan aksi tidak terpuji dari fan tuan rumah, manajer Juventus, Massimiliano Allegri angkat suara. Dia menyatakan buat berantas rasisme pada sepakbola sebenarnya lumayan sederhana. Namun dia tidak yakin apa cara ini bakal diperbuat federasi ataupun tidak.

“Suporter yang rasis dapat diselidiki serta diidentifikasi. Terdapat tak sedikit kamera yang terpasang pada stadion serta mereka dapat mengidentifikasinya. Usai ini dihukum larangan menuju stadion seumur hidup. Sesederhana ini, ” tutur Allegri pada Sky Sport Italia, Rabu (3/4/2019) dinihari WIB.

“Teknologi yang kita memiliki amat menyokong guna berbuat penyelidikan ini. Namun persoalannya ialah mereka menolak melaksanakannya, ” dia melanjutkan.

Selain itu, bekas juru tak-tik Cagliari itu menyatakan jika semua pelaku merupakan orang-orang idiot yang tidak layak melihat sepakbola. Namun dia tak sepakat dengan wacana mengakhiri pertandingan saat aksi rasial berlangsung.

“Dalam hidup, terdapat beberapa orang idiot yang berbuat hal-hal bodoh yang terus menghancurkan laga, ” lanjutnya.

“Saya kira kita tak butuh membicarakannya sepanjang masa. Aku tak merasa buat mengakhiri pertandingan sebab tak seluruh orang pada stadion berbuat ini, ” pungkas Allegri.

Categories: Main

Tags:

Gattuso: AC Milan Kalah karena Melakukan Banyak Kesalahan

Gattuso: AC Milan Kalah karena Melakukan Banyak Kesalahan

Manajer AC Milan, Gennaro Gattuso, mengatakan faktor hasil negatif yang dialami kesebelasannya saat menghadapi Inter Milan pada pertandingan Derby della Madonnina. Anggapannya kesebelasan berjulukan I Rossoneri terlalu banyak berbuat blunder.

AC Milan mendapatkan hasil negatif 2-3 melawan rival tetangga, Inter Milan di Stadion San Siro, Minggu (18/3/2019) Senin dini hari WIB. Hat-trick hasil positif kesebelasan tamu dibukukan Matias Vecino saat laga sudah berjalan hingga menit ke-3, Stefan de Vrij (51′), serta Lautaro Martinez melalui titik putih (67′). Di sisi lain, 2 skor balasan Milan diciptakan Tiemoue Bakayoko (57′) serta Mateo Musacchio (71′).

“Di fase pertama kami terus-menerus ditekan dan pada fase ke 2 kami membuat beberapa transformasi. Aku dikecam sebab dinilai berlaga terlalu defensif, namun Kamu seharusnya ingat bagaimana karakter pemain yang aku punya, ” tutur Gennaro Gattuso.

“Setelah terpaut 0-2, aku kira kesebelasan lain bakal menyerah. Inter mengkombinasikan kedalaman fisik serta kemampuan. Kami dapat membikin beberapa kesempatan serta nyaris sukses menyamakan kedudukan pada penghujung pertandingan. Ada terlalu banyak ruang serta blunder yang kami kerjakan, ” katanya.

Usai Boateng, Barcelona Sekarang Dambakan Mata

Usai Boateng, Barcelona Sekarang Dambakan Mata

Perebutan Barcelona terhadap pemain berposisi gelandang level dunia belumlah usai. Usai mendapat Kevin Prince Boateng dari Sassuolo, mereka sekarang memburu punggawa Manchester United, Juan Mata.

Mata jadi bidikan inti Barcelona berikutnya. Namun petinggi sepertinya baru bakal mendaratkan sang pemain berposisi gelandang di penghujung kampanye musim ini saat kesepakatan kontraknya pada United telah berakhir.

Kesempatan bintang 30 tahun ini balik lagi menuju Spanyol lumayan terbuka usai agennya dikatakan telah berjumpa dengan perwakilan Azulgrana. Goal mengabarkan jika langkah petinggi Barca selangkah lebih maju ketimbang Paris Saint-Germain serta Juventus yang juga mengidamkan sang bintang.

Di samping faktor kesepakatan kontrak yang bakal berakhir Juni mendatang, tim yang diasuh Ernesto Valverde terebut pun tak keberatan menebus bayaran Mata yang bisa sampai 140 juta poundsterling perpekan. Nilai itu disebut menjadi nilai paling rendah yang dingikan Mata apabila pindah menuju tim lainnya kampanye musim selanjutnya.

Apabila menyetujui panggilan tim Katalonia ini, Mata bakal balik lagi menuju La Liga buat pertama kali semenjak pergi dari Valencia 2011 silam. Saat itu dia mendapat panggilan Chelsea serta tinggal sepanjang 2 kampanye musim di sana.

Di sisi lain, minat Barcelona kepada bintang 30 tahun itu menghadirkan tanda tanya besar. Sebab mereka belum lama meminjam Boateng serta berpeluang mempermanenkan kesepakatan kontraknya di penghujung kampanye musim besok.

Tak cuma itu, sektor tengah Barca telah disesaki semua pemain berposisi gelandang handal seperti Arturo Vidal, Ivan Rakitic, Sergio Busquets, Arthur Melo, Malcom, serta Philippe Coutinho. Malahan paling baru mereka belum lama mengangkat pemain muda dari Belanda, Frenkie de Jong di kampanye musim selanjutnya.

Categories: Main

Tags:

Pogba Bahagia Kembali Menuju Kandang Juventus

Pemain berposisi gelandang Manchester United, Paul Pogba, merasa terkesima usai balik lagi menyambangi markas mantan timnya, Juventus. Di hari Kamis (8/11), dia membantu kesebelasannya unggul tipis 2-1 melawan kesebelasan tuan rumah.

Pogba sudah jadi salah satu bagian vital Juventus saat menjuarai 4 scudetto di dalam kurun waktu 2012 sampai 2016. Itu adalah pertama kalinya dia balik lagi mendatangi Allianz Stadium di partai resmi semenjak pindah ke Old Trafford 2 tahun lalu.

“Kemenangan itu amat berharga untuk kami. Lebih lanjut, suporter tuan rumah pun memberi sambutan hangat untukku. Saya tak melakukan perayaan saat kami menang 2-1 sebab amat aneh rasanya mengerjakan ini di hadapan orang-orang yang saya kenal,” jelasnya pada Sky.

“Perasaanku terbilang campur aduk kembali menuju ke sini. Ada bahagia, serta terdapat sedikit rasa aneh. Contohnya kala saya mesti masuk ruang ganti kesebelasan tamu sebab saya telah terbiasa memasuki ruang ganti tuan rumah,” tambahnya.

Selain itu juara Piala Dunia 2018 itu menyatakan tak mau membicarakan masa depannya kini. Khususnya tentang kesempatan ia balik lagi memperkuat Bianconeri pada masa yang akan datang begitu kesepakatan kontraknya di United telah berakhir.

“Tak ada yang tahu seperti apakah pada masa mendatang. Kini, saya merupakan penggawa United serta bakal senantiasa fokus memperkuat team ini. Memang tersedia beberapa isu akhir-akhir ini. Tapi, buat sekarang tidak ada obrolan menuju arah sana,” jelasnya.

Categories: Main

Tags:

Tanpa Lionel Messi, Barcelona Bakal Baik-baik Saja

Tanpa Lionel Messi, Barcelona Bakal Baik-baik Saja

Pemain bertahan Barcelona, Gerard Pique, optimistis kesebelasannya takkan sulit menjalani pertandingan tanpa Lionel Messi yang tidak ikut serta lantaran cedera.

Dilansir BolaSport. com pada awalnya, Lionel Messi harus menepi sepanjang 3 pekan sehabis cedera retak tulang pengumpil yang dideritanya ketika menghadapi Sevilla di Liga Spanyol pada Sabtu (20/10/2018).

Gerard Pique percaya Barcelona bakal sintas di tengah absennya Lionel Messi.

“Secara psikologis, pemain-pemain Barcelona paham team saya setingkat lebih hebat bersama Messi. Tapi, rombongan saya tak boleh membiarkan cedera Messi mengganggu team saya, ” tutur Pique.

Seperti dilansir Pique, Barcelona memiliki materi kesebelasan yang lumayan hebat guna mengisi hilangnya seorang Messi.

“Akan ada perbedaan besar tanpa Messi, namun Barcelona memiliki cukup bintang yang dapat menggantikannya. Rombongan saya tak harus khawatir sebab ia tidak ikut serta, ” jelasnya.

Lionel Mesi telah menyarangkan tujuh goal pada Liga Spanyol di kampanye musim 2018-2019.

Gol-gol bintang dari Argentina itu ikut memberikan kontribusi menghantarkan Barcelona menempati posisi pertama klasemen sementara Liga Spanyol bersama 18 angka dari sembilan minggu.